Saturday, July 26, 2008

10 Trik Bikin Cewek 'Mengejar' Cowok

Cowok memang ditakdirkan lebih agresif ketimbang cewek. Itulah kenapa akhirnya cowok menjadi pihak yang lebih banyak mengejar daripada dikejar-kejar. Tapi kini, tidak sedikit cewek yang "tergila-gila" kepada cowok dan berusaha mengejarnya. Ini jelas terlihat, bukan hanya di cerita film-film, sinetron atau novel. Tapi juga di kehidupan nyata. Bagaimana agar hal itu terjadi pada diri kamu?
Berikut ini, ada 10 cara yang diyakini ampuh membuat para cewek "tergila-gila" sama cowok, yang disarikan dari berbagai sumber :
  1. Jujur dan gentle : Sebenarnya, bukan perkara sulit membuat dia 'mendatangi' kamu. Tentu saja asal tahu caranya. Begini salah satunya, begitu kamu merasa bertemu dengan seorang cewek yang seseuai dengan apa yang diidam-idamkan, maka tunjukan bahwa kamu adalah pria jujur, sopan, sekaligus charming. Tunjukkan juga kalau kamu tuh sangat antusias untuk mendengarkan ceritanya. Kalau kamu bisa terlihat seperti itu, bisa dipastikan cewek-cewek bakal kepingin nempel terus.
  2. Jangan terlalu banyak menilai : Ini nih kebiasaan yang sering dilakukan banyak cowok -cewek juga sih-. Padahal semua orang tahu, tidak ada manusia yang sempurna atau nobody's perfect. Yah, siapa yang nggak jengkel. Kalau dinilai-nilai terus, cewek juga bakal sebal. Apalagi kalau dibanding-bandingkan dengan cewek lain, bisa-bisa dia malah menjauhi kamu.
  3. Jangan mengikat : Kamu boleh saja menyukainya, sekaligus berharap dia akan menyukai kamu tentunya. Tapi bukan lantas kamu harus mengekang atau mengikatnya. Beri dia ruang gerak. Maksudnya jangan keseringan menyorongkan diri di sekitar dia. Biarkan dia menebak-nebak, dimana kamu berada, sedang melakukan apa dan sama siapa. Asal tahu saja, ketidakhadiran kamu itu, justru bisa menumbuhkan kerinduan dalam dirinya.
  4. Willing : Saat dia bercerita sesuatu, tunjukkan kesan bahwa kamu tertarik dan antusias mendengarkan ceritanya. Tunjukkan pula bahwa kamu bersedia mendengarkan keluhan dan curahan hatinya. Entah cerita biasa-biasa saja atau masalah keluarga, pekerjaan, hobi, sampai mimpi-mimpinya. Jangan lupa untuk menanggapi cerita-ceritanya dengan pendapat yang brilian, tanpa terkesan menggurui.
  5. Banyak senyum : Sudah jadi rahasia umum kalau senyuman itu merupakan salah satu senjata ampuh untuk menebar pesona. Pun, kata para ahli, tersenyum itu merupakan refleksi diri seseorang yang punya pemikiran positif. Nah, kalau kamu memang gemar tersenyum, maka tularkan kebiasaan tersebut ke cewek yang ditaksir. Caranya? Bikin dong dia tersenyum lewat joke-joke yang kamu lontarkan. Tapi ingat, don't be selfish, dong. Jangan cuma dia yang kamu bikin tersenyum, tapi akan lebih baik jika kamu bisa membuat teman-temannya bahkan juga keluarganya untuk tersenyum juga. Coba saja lihat hasilnya, dia pasti makin terpesona dengan kamu. Apalagi survei membuktikan kalau 9 dari 10 wanita lebih menyukai cowok yang punya selera humor tinggi.
  6. Jadi yang terbaik : Menjadi yang terbaik, bukan lantas kamu harus melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak mampu dilakoni. Jangan memaksakan diri, be the best you can be saja. Nggak susah kok. Kamu pasti tahu dong apa yang digemari para cewek? Dengan tampil bersih, harum, nafas segar, dan nggak terlalu berantakan, cewek pasti banyak yang melirik.
  7. Jangan mengejar duluan : Cobalah untuk menahan keinginan melancarkan aksi terlebih dahulu. Kamu harus agak sabar, kamu boleh saja meneleponya, tapi jangan terlalu sering -selusin kali dalam sehari misalnya. Usahakan juga untuk tidak sering-sering mengirim SMS atau e-mail yang isinya penuh dengan bullshit. Seperlunya saja, tapi usahakan agar isi pembicaraan -kalau menelepon- cukup bermakna dan membuat dia terpesona.
  8. Jual mahal sedikit : Yang ini merupakan lanjutan atau bentuk lain dari nasihat yang melarang cowok untuk mengejar cewek duluan. Meskipun mungkin si cewek tahu betul bahwa kamu sebenarnya ngebet dan "tergila-gila" sama dia, coba deh keukeuh untuk tidak melayani apa maunya. Pura-pura cuek kalau kamu sedang di dekatnya.
  9. Biarkan dia menebak-nebak : Perlu diketahui bahwa, mahluk yang namanya cewek itu gemar akan sesuatu yang bersifat misterius, lho. Itulah kenapa banyak cewek yang menjadi pengarang cerita-cerita berbumbu petualangan dan misteri, seperti Agatha Christie atau Enid Blyton. Bikin dia seperti itu. Caranya? Jangan langsung membuka diri. Beri dia sedikit-sedikit saja tentang siapa sebenarnya kamu. Soalnya, kalau langsung membuka diri bisa-bisa dia akan bosan dan bilang "sudah nggak ada tantangan lagi". Makanya biarkan rasa ingin tahunya tentang diri kamu terus tumbuh dan berkembang. Dengan begitu, dia pun akan selalu berharap untuk mengenal kamu lagi dan lagi.
  10. Jangan sok akrab : Tidak sedikit cowok yang bertanya-tanya, kenapa para cewek lebih memilih menjadi sahabat ketimbang menjadi kekasih. Salah satu jawabannya adalah, dia mungkin merasa hubungan dengan kamu sudah kelewat dekat, sehingga lebih enak untuk dijadikan teman. Nah, bila kamu benar-benar suka sama cewek, sebaiknya jangan dulu sok akrab. Begicu.

Wednesday, June 18, 2008

10 Hal yang Perlu (Juga) Dirahasiakan

ujur itu perlu. Jujur adalah kunci sukses sebuah hubungan. Tapi, bukan berarti semua hal harus diungkapkan. Apalagi pada kencan pertama.
Paling tidak, ada 10 hal yang harus dirahasiakan --tidak diungkapkan dulu, pada kencan pertama. Biar bikin penasaran.
  1. Pekerjaan. Boleh-boleh saja Anda diskusi soal pekerjaan dengan siapapun. Tapi jangan dengan orang yang sedang disukai. Pasalnya, banyak orang mengambil kesimpulan salah dari hal ini. Misalnya, bila Anda mengaku seorang Bos --apalagi cara bicara dan penampilan Anda meyakinkan, mungkin dia akan menilai Anda tajir, tapi mungkin juga dia akan menilai Anda arogan. Sebaliknya, orang ingin berhubungan dengan orang yang se-level.
  2. Keluarga. Membicarakan keluarga memberi kesan akrab. Tapi, pada kencan pertama, sebaiknya Anda membatasi cerita soal anggota keluarga pada kulit luarnya saja. Cukup mengenai jumlah dan kondisi kesehatan keluarga saja.
  3. Idaman. Cukup Anda yang tahu cowok/cewek yang diidamankan. Tak perlu mengatakan hal itu pada calon pacar, karena bisa menimbulkan kesimpulan yang keliru, atau mungkin menyinggung perasaannya.
  4. Kesalahan. Belajar dari kesalahan di masa lalu itu bagus. Tapi menceritakan kesalahan atau kegagalan yang dialami, bisa membuat dia menilai Anda sebagai orang yang belum siap menempuh hidup baru.
  5. Buku Telp/ Agenda. Tak peduli betapa bagus dan rapihnya buku agenda/ telp Anda, jangan pernah membiarkannya tergeletak. Apalagi bila berisi daftar kegiatan, nama teman, lengkap alamat dan no. telp-nya. Orang akan mengetahui siapa dan gimana pergaulan Anda dari situ.
  6. Porno. Dalam bentuk apapun. Sebaiknya Anda menyembunyikan harta-harta VCD atau majalah porno. Khususnya para cowok. Apalagi ngomong porno. Bisa jadi Anda dinilai sebagai orang yang tak sopan atau orang yang hanya ingin menjalin berhubungan demi seks. =p
  7. Keuangan. Ini bisa jadi masalah serius, loh. Apalagi bila yang diceritakan menyangkut masalah kekurangan dana, atau soal uang orangtua. Konon, orang lebih suka tak membicarakan soal ini, walau dalam hati ingin punya pacar tajir.
  8. Rahasia Teman. Jangan dulu bercerita tentang teman --walau teman akrab sekalipun, dalam bentuk apapun. Apalagi menceritakan kejelekan mereka. Bisa jadi Anda dinilai sebagai orang yang tidak dipercaya atau tidak bisa memegang rahasia.
  9. Mantan Pacar Anda juga tidak perlu cerita berapa kali Anda pacaran dan siapa saja mantan pacar Anda. Anda juga sebaiknya tidak bertanya soal itu pada calon pacar. Selain membuat risih, juga memacu rasa kurang simpatik.
  10. Kebohongan. Walau kita tak boleh berdusta, tapi berbicara tak jujur dalam beberapa hal akan sangat membantu mencairkan suasana dan menyelesaikan masalah. Apalagi bila Anda bertekad untuk memperbaiki diri dan berjanji tidak akan berdusta lagi.

Thursday, May 29, 2008

10 Tanda-Tanda si Dia Jatuh Cinta

Mana enak memendam perasaan, kan? Tapi, nanya langsung jauh lebih nggak enak. Karena itu, coba deh lihat tanda-tanda di bawah ini kalau Anda merasa bahwa gebetan Anda itu ada perhatian juga sama Anda ...


1. Perhatikan dengan cermat perilakunya setiap kali ngobrol. Apakah ia menaruh minat terhapa apa saja yang Anda perbincangkan, dan berusaha agar diskusi terus berlangsung?

2. Apakah dia secara 'tidak sengaja' selalu ada di sekitar Anda?

3. Camkan dalam hati kalau dia membuat rencana yang melibatkan Anda. Misalnya, "Eh, Ricky Martin nanti mau live di Jakarta. Nanti kita nonton, yuk!"

4. Dia mau menghabiskan waktu berdua, bahkan membatalkan berbagai acara hanya untuk bertemu Anda lebih lama.

5. Menelepon untuk alasan sepele, misalnya bertanya tentang, "Sudah tahu ada kafe baru di lantai bawah?"

6. Sekonyong-konyong saja ia menaruh perhatian terhadap hobi dan hidup Anda. Ini tanda yang meyakinkan bahwa ia tertarik pada Anda - dan bukan hanya pada hobi Anda itu.

7. Lihat juga bahasa tubuhnya. Apakah ia sering terlihat malu-malu bila menatap Anda? Atau, bisa juga ia mendadak grogi saat bertemu Anda.

8. Saat duduk bersama, bagaimana bahasa tubuhnya? Apakah ia menarik diri, atau justru membuka diri?

9. Apakah ia bergerak mendekati - bahkan menyentuh - Anda, misalnya menyentuh tangan atau pipi Anda?

10. Apakah ia sering tersenyum bila tak sengaja pandangan matanya bersirobok dengan Anda? Bila lebih dari 5 pernyataan di atas Anda setujui, kemungkinan besar ia memang sedang kasmaran pada Anda. Walau begitu, tetaplah sadari intuisi dan dengarkan kata hati Anda. Kecuali, bila Anda tidak membalas perasaan romantis orang itu, jangan lakukan sesuatu yang membuatnya salah pengertian.


Tuesday, May 20, 2008

10 Ciri Orang yang Berpikir Positif

Semua orang yang berusaha meningkatkan diri dan ilmu pengetahuannya pasti tahu bahwa hidup akan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikir positif. Tapi, bagaimana melatih diri supaya pikiran positiflah yang 'beredar' di kepala kita, tak banyak yang tahu. Oleh karena itu, sebaiknya kita kenali saja dulu ciri-ciri orang yang berpikir positif dan mulai mencoba meniru jalan pikirannya.

  1. Melihat masalah sebagai tantanganBandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan bikin hidupnya jadi paling sengsara sedunia.
  2. Menikmati hidupnyaPemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik.
  3. Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ideKarena dengan begitu, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu lebih baik.
  4. Mengenyahkan pikiran negatif segera setelah pikiran itu terlintas di benak'Memelihara' pikiran negatif lama-lama bisa diibaratkan membangunkan singa tidur. Sebetulnya tidak apa-apa, ternyata malah bisa menimbulkan masalah.
  5. Mensyukuri apa yang dimilikinyaDan bukannya berkeluh-kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya
  6. Tidak mendengarkan gosip yang tak menentuSudah pasti, gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. Karena itu, mendengarkan omongan yang tak ada juntrungnya adalah perilaku yang dijauhi si pemikir positif.
  7. Tidak bikin alasan, tapi langsung bikin tindakanPernah dengar pelesetan NATO (No Action, Talk Only), kan? Nah, mereka ini jelas bukan penganutnya.
  8. Menggunakan bahasa positifMaksudnya, kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti "Masalah itu pasti akan terselesaikan," dan "Dia memang berbakat."
  9. Menggunakan bahasa tubuh yang positifDi antaranya adalah senyum, berjalan dengan langkah tegap, dan gerakan tangan yang ekspresif, atau anggukan. Mereka juga berbicara dengan intonasi yang bersahabat, antusias, dan 'hidup'.
  10. Peduli pada citra diriItu sebabnya, mereka berusaha tampil baik. Bukan hanya di luar, tapi juga di dalam.

Sunday, April 27, 2008

10 Trik Mengatasi Cemas Berlebihan

Cemas dan khawatir rasanya tak mungkin terlewatkan dalam hidup manusia. Sebetulnya, kecemasan bukanlah sesuatu yang berbahaya. Pada keadaan tertentu, kecemasan bahkan bisa memotivasi orang untuk lebih baik lagi menjalankan tugas sehari-harinya.

Namun, ada yang mengalaminya terlalu sering atau terlalu berlebihan, ketika sesamanya menanggapi suatu situasi tertentu dengan wajar. Boleh jadi, Anda juga termasuk si pencemas itu. Kalau cemas sudah jadi obsesi, itu bisa menginterupsi kegiatan sehari-hari dan merusaknya. Karena itu, cobalah hilangkan kecemasan itu dengan:
  1. Mengetahui batas kemampuan Anda Ciptakan dan prioritaskan tujuan Anda, baik kehidupan pribadi maupun profesional. Lalu, jabarkan pelaksanaannya dalam bentuk mingguan, bulanan, atau jangka waktu tertentu. Sadari bahwa tak ada gunanya membuang waktu dan energi untuk terobsesi dalam salah satu isu, event, atau pun orang-orang yang berada di luar kontrol.
  2. Percayai diri Anda sendiri Setiap kali Anda menghadapi suatu masalah, ingatkan diri bahwa Anda akan bisa menghadapinya. Ingatlah bahwa Anda tak akan diberi suatu beban yang Anda tak mungkin bisa memikulnya. Bisa juga Anda mengingat-ingat sukses yang pernah Anda raih, hanya untuk memastikan bahwa Anda memang berpotensi.
  3. Persiapan menghadapi risiko terburuk Walau Anda berpikir dengan optimistis, tak ada salahnya mempersiapkan diri menghadapi risiko yang terburuk. Misalnya, bila sekarang Anda sedang bekerja di suatu perusahaan, buatlah skenario tersendiri tentang kantor itu. Yang terburuk adalah, bagaimana bila perusahaan ini tutup dan Anda harus mencari pekerjaan lain. Karena itu, Anda mempersiapkan diri dengan menjalin networking, in case Anda membutuhkannya suatu hari nanti.
  4. Selalu berharap yang terbaik Walau begitu, Anda tak boleh menyangsikan kemurahan Sang Maha Pencipta. Tetaplah terus berpikir dan berperilaku positif, mengharap keadaan yang terbaik. Tetap berharap akan memacu Anda untuk hidup dengan baik.
  5. Buat daftar ketakutan Anda Catatlah segala ketakutan dan kecemasan Anda dalam suatu bentuk tertulis. Ketika Anda merasa cemas, bacalah dan sadarilah bahwa ternyata Anda tetap hidup dengan baik selama itu. Percayalah, lambat laun kegelisahan Anda akan lenyap.
  6. Cari pertolongan Bila Anda merasa segalanya sudah nyaris tak tertahankan, carilah bantuan. Anda bisa membagi masalahnya dengan teman, atau dengan ahli.
  7. Cari kesibukan Cara lain untuk menghilangkan kecemasan yang berlebihan adalah dengan menjaga Anda tetap sibuk. Kalau Anda merasa bahwa Anda terganggu sedemikian rupa oleh suatu hal, buatlah proyek baru yang akan membuat Anda sibuk.
  8. Yakin rasa ini bisa hilang Jangan sampai Anda berpikir bahwa rasa cemas ini sudah mendarahdaging dan karena itu tak bisa dihilangkan.
  9. Selama ada kemauan, pasti ada jalan Buang jauh-jauh rasa putus asa itu. Selama Anda masih punya motivasi untuk mengatasinya, segala macam rasa cemas ini bisa diatasi.
  10. Pertebal iman Kepercayaan dan iman Anda akan menolong banyak ketika Anda sedang cemas. Anda akan percaya bahwa segala sesuatu itu terjadi karena kehendak Yang Maha Kuasa, dan bahwa Anda akan selalu berada di bawah lindungan-Nya. Kepercayaan seperti ini akan membantu menghilangkan rasa cemas.

Friday, April 18, 2008

10 Cara Bangkit dari Kesedihan

Setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa sulit. Penyebabnya macam-macam, bisa karena sedang patah hati, sakit secara fisik, bokek alias tidak punya uang, dan semacamnya. Pada saat-saat seperti itu, bisa jadi orang mengalami frustrasi, depresi, dan ekstremnya, mencoba bunuh diri.
Mudah-mudahan Anda tidak usah seperti itu. Coba tip di bawah ini untuk menemukan kembali semangat diri.

  1. Ayunkan tubuh dan bernyanyi
    Pasang musik favorit, terutama yang berirama disko atau dance. Sambil bergoyang, Anda juga bisa ikut menyanyi.
  2. Tersenyum
    Tersenyum bisa 'mengakali' otak. Maksudnya, karena otot-otot Anda memaksakan senyum, otak akan berpikir bahwa Anda sedang senang.
  3. Habiskan waktu dengan orang-orang tercinta
    Ada orang yang senang kongkow dengan teman-temannya, ada juga yang senang bermain dengan anak-anak kecil. Terserah yang mana pilihan Anda, yang jelas pilihan kedua amat menyenangkan. Bayangkan Anda mencubit pipi seorang bocah, menyaksikan keriangannya menjilat es krim, bermain di kolam renang, atau melakukan apa pun. Percayalah, keriangan anak-anak akan menular pada Anda.
  4. Hadiahi diri Anda sendiri
    Kalau ada pekerjaan yang tidak Anda sukai, jangan ditunda. Segera kerjakan, supaya setelah itu usai, Anda bisa memberi kado bagi diri Anda sendiri. Hadiahnya tak usah mahal-mahal amat, bisa berupa memanjakan diri di spa atau salon, berendam di kamar mandi, membaca majalah atau buku, atau tak melakukan apa pun sambil mengunyah dua keping cokelat.
  5. Bersihkan sekeliling Anda
    Keadaan yang kacau balau memang bikin dada sesak. Karena itu, bebenahlah. Biarkan segala sesuatu berada di tempat yang seharusnya. Seni kuno Feng Shui menyebutkan bahwa mengenyahkan kekacaubalauan di suatu tempat berarti akan mengusir energi negatif dari sana. Cobalah.
  6. Lakukan tindakan
    Bila ada sesuatu yang membuat Anda cemas, entah itu kesehatan, pekerjaan, atau kehidupan rumah tangga, lakukan sesuatu. Jangan biarkan suatu masalah menjadi berlarut-larut, menggerogoti kebahagiaan Anda, dan 'menikam' apa yang seharusnya Anda peroleh.
  7. Berpikir positif
    Para konsultan psikologis tak akan pernah bosan menghadiahi kedua kata ini. Sebab, ujung-ujungnya, segala masalah bisa terasa lebih ringan kalau Anda selalu berusaha berpikir positif.
  8. Jadi orang yang kreatif
    Kalau cuma duduk melamun sambil mengeluh bahwa dunia ini tidak adil, sudah jelas dunia ini memang 'terasa' tidak adil. Anda tidak punya kesibukan, sih. Cari sesuatu yang menyibukkan diri, seperti mengerjakan pekerjaan tangan, memasak, berkebun, meredekorasi rumah, dan sebagainya.
  9. Menulis
    Banyak ahli setuju bahwa menulis dapat menghilangkan stres. Cobalah dengan menuangkan apa yang Anda alami ke dalam selembar kertas. Anda akan kaget melihat hasilnya.
  10. Berolahraga
    Manfaat olahraga pasti sudah Anda ketahui. Tapi, melakukannya ketika Anda sedang sedih, bisa jadi membawa kegunaan lain. Di antaranya adalah, membuat Anda lupa masalah, dan membawa semangat baru.

Sunday, April 6, 2008

10 Alasan Kenapa Pria Takut Menikah

Cowok menikah di usia muda, belakangan ini memang lagi jadi tren. Tengok saja, pria-pria muda di bawah usia 25 tahun, seolah berlomba-lomba menuju jenjang perkawinan. Tapi, nggak sedikit lho para pria yang masih bertahan hidup melajang. Walaupun mereka itu sebenarnya sudah memenuhi kriteria usia dan kemapanan. Kenapa ya? Menurut James Douglas Barron dalam bukunya yang bertajuk She Wants a Ring--and I Don't Wanna Change a Thing, bagi kebanyakan wanita keputusan menikah itu merupakan sebuah intuisi.
Sebaliknya buat para pria, menikah itu ibaratnya tengah mempelajari teka-teki dari seri pertama hingga seri-seri berikutnya. Tidak heran jika menikah itu seolah menjadi hantu belau yang amat menakutkan bagi para pria.
Sesederhana itukah alasan kaum adam mengundur-undur keputusan untuk menikah? Tentu saja tidak. Menurut Barron, setidaknya ada 10 alasan yang melandasi ketakutan pria untuk menikah, sebagaimana tersebut di bawah ini:
  1. Mereka menganggap komitmen jangka panjang justru akan merusak hubungan indah yang telah terjalin.
  2. Menikah membuat mereka tidak sebebas hidup melajang. Begini-begitu serba diatur istri. Akibatnya, kesempatan untuk flirting sana-sini pun semakin sedikit saja.
  3. Mereka kebanyakan berandai-andai tentang sesuatu yang sebetulnya tidak perlu. Misalnya saja ketakutan kalau suatu saat sesudah menikah, eh tiba-tiba malah jatuh cinta dengan wanita lain.
  4. Bercerai! Ini yang konon paling banyak ditakuti oleh para pria.
  5. Trauma. Tidak sedikit pria yang trauma dengan kegagalan perkawinan kedua orangtua mereka. Daripada mengulang sejarah buruk perkawinan kedua ortunya, mending mereka urung menikah.
  6. Pernikahan membuat para pria harus bersikap lebih kompromistis. Padahal, sikap tersebut menurut mereka justru bisa membunuh mereka secara perlahan-lahan. Ah, masak iya sih?
  7. Malas dengan urusan kerumahtanggaan, ya belanja lah, ya mengurus anak lah.
  8. Bosan! Konon pernikahan membuat para pria terjebak dalam rutinitas yang itu-itu saja, bekerja, jemput istri terus pulang ke rumah.
  9. Pernikahan juga menuntut mereka untuk tinggal dalam kehidupan yang sunyi, terkontrol, dan sarat privasi.
  10. Tak ingin terjebak dengan rutinitas kehidupan seks yang itu-itu saja!